Chapter 22

648 Words

“John… kau berkata padaku jika Hillary akan kembali padaku jika aku menjelaskan semuanya padanya, tapi kau dengar barusan? Aku mendapat kabar jika Hillary justru kembali ke Birmingham tanpa berkata apapun padaku. Kenapa kau menipuku John? Kau takut jika aku akan bunuh diri jika Hillary meninggalkan ku huh? Maka kau akan segera melihat jasadku jika Hillary benar – benar pergi dariku.” Racau Lucas frustasi ketika ia baru saja mendengar kabar kepulangan Hillary ke Birmingham dari orang suruhannya. Pria itu fikir kini Hillary sudah tak mau bersamanya lagi, meninggalkannya tanpa mengatakan apapun yang setidaknya dapat menenangkan hatinya. “Boss, kumohon, jangan berkata seperti itu. Percaya pada Nona Hillary, dia mencintaimu, dia tak akan meninggalkanmu.” Bujukan dari tangan kanan Lucas itu d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD