13. Kangennya Aryan

1075 Words

Aryan meletakkan kembali ponselnya ke kasur. Kamar yang ia sewa memang tidak mewah. Hanya sepetak, tetapi ada rasa nyaman yang ia dapatkan. Ia tidak butuh yang mewah, cukup yang nyaman saja sudah membuatnya bahagia. Sederhana dan simpel prinsip pemuda itu. Di dalamnya ada sebuah kasur berukuran lumayan besar, lemari baju, rak buku dan sebuah kipas angin. Kasur tanpa ranjang yang ia beli bekas dari salah seorang pengasuh panti yang sedang butuh uang. Begitulah, Aryan tidak akan tega mendengar orang mengeluh padanya. Selama ia mampu pasti ia bantu. Tidak ada televisi, lemari es ataupun barang mewah seperti Kos-an eksklusif. Kamar kos Aryan cukup untuk satu orang. Sesuai karakternya yang suka menyendiri. Saat memutuskan pilihan kamar sewa, pertimbangan Aryan selain harganya yang relati

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD