29

1396 Words

Pagi yang cerah, sama seperti suasana hati Anna yang cerah. Dari tadi malam sampai saat ini dia disekolah, senyum tak lepas dari wajahnya. Kini Anna duduk dikursinya, sama seperti biasa. Jam tujuh pagi, tetapi kelas masih kosong. Sedangkan bel masuk tinggal 15 menit, giliran pas bel masuk, baru, anak-anak berlarian memasuki kelas. Rambutnya yang hitam kecoklatan terlihat merah ketika terpapar sinar matahari, matanya yang berwarna hitam lebih terlihat coklat ketika tersena sinar matahari. Bahkan matahari pun mendukung suasana hatinya saat ini. "Cie, pagi-pagi udah senyam-senyum aje, abis ngapain mbak?" Tara datang dengan tas ransel dipunggungnya. Disusul dengan kedatangan Farah dibelakangnya, "Kayaknya ada yang abis dispesialin nih..." "Martabak telur aja spesial, masa cinta eneng ke ab

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD