Rayhan membuka kain hitam penutup mainan asli kalung yang di gunakan nya itu. "Kau..." Raden mendekati Rayhan setelah Rayhan menunjukkan kalung nya. Rayhan kaget saat Raden kembali memeluk nya, terlebih dengan mainan kalung yang selama ini bersembunyi di balik kain hitam tersebut. "Arjuna...ini ayah nak.." Raden memeluk nya sambil terisak, sementara Rayhan sendiri masih kaget dengan kenyataan yang terjadi. Jangan kan dia, semua orang yang ada di sana juga kaget melihat nya. "Ini ga mungkin!!" Rayhan mengepalkan tangannya geram dan mendorong tubuh Raden kuat. "Argh.......ini ga mungkin!!!" Rayhan meninjukan kepala nya ke tembok berkali-kali ini tembok itu tak retak karena juga yang sudah menggunakan kekuatan nya melindungi istana nya. Rayhan terus berteriak histeris. "Aku manusi

