Keheningan membentang terselimuti aura ketegangan. Kemarahan begitu terlihat di iris mata cokelat gelap Glenn. Rahang pria itu mengetat. Tangannya mengepal kuat. “Jangan membohongiku, Berengsek!” Kilat matanya menajam, menatap Elvis dengan kemarahan yang tak main-main. Napasnya memburu. Otak Glenn saat ini menduga bahwa Elvis mengucapkan kalimat dusta demi menyelamatkan Rowena. Elvis membalas tatapan Glenn dengan sorot mata tegas. “Kau tidak mungkin lupa, kan? Satu-satunya wanita yang aku cintai adalah Rebecca! Untuk apa aku membohongimu? Jika aku tahu Rowena menculik Rebecca, tidak akan mungkin aku hanya diam saja!” “Berani sekali kau mengatakan mencintai istriku!” Emosi Glenn memucak mendengar ucapan jujur dari Elvis. Pria itu hendak kembali melayangkan pukulan ke wajah Elvis, nam

