Dua minggu telah berlalu dari pertengkaran dingin itu. Selama itu juga hubungan Glenn dan Rebecca merenggang. Mereka saling menyibukkan diri masing-masing sesuai isi perjanjian yang telah disepakati, yaitu tidak ikut campur dalam kehidupan pribadi masing-masing. Intensitas pertemuan bisa dihitung jari walau mereka tinggal satu atap. Sebab, mereka saling menghindari satu sama lain. Glenn mempercepat waktu berangkat bekerja dan kembali selarut mungkin, sementara melakukan sebaliknya. Sehingga tidak ada komunikasi terjalin di kediaman mewah itu. Seperti pagi itu, Rebecca menikmati sarapan pagi seorang diri di meja makan. Pasca melewati masa bed rest, Rebecca kembali mengisi hari-harinya sebagai dokter gizi di klinik Gina maupun dokter gizi pribadi Emilia. Perutnya sudah terisi oleh menu s

