Bab 11 - Berani Mengatakan Cinta

2466 Words

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ "Byan menginginkan bu Sabria untuk menjadi Ibu Byan, apakah nenek setuju?" Abyan bertanya demikian tatkala kakinya berselonjor di atas kasur, Eliza duduk di sebelahnya. "Mengapa kamu bicara seperti itu? Memangnya kamu sudah mengenal ibu gurumu sejak lama?" "Tidak, sih. Hanya saja, Byan selalu ingin bersama dia. Siapa tau saja, jika dia menjadi Ibu Byan, Byan akan banyak menghabiskan waktu dengannya." Eliza hanya tersenyum kecil. Ia percaya pada Abyan. Namun sayang, apa Mario akan setuju? Tak lama kemudian Mario masuk seraya mengucapkan salam. Dia langsung menanyakan kondisi Abyan. "Kamu tidak kenapa-kenapa, Byan?" "Ayah sudah pulang? Apa tadi di depan Ayah bertemu dengan bu Sabria?" Abyan mengambil tangan Mario, meletakkan punggung tangannya k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD