Dua Puluh Enam

994 Words

Karena segala sesuatu butuh pengorbanan, bukan? Tak terkecuali dalam memperjuangkan Raina, sekalipun dia harus mengorbankan perasaannya. • • • Seseorang dengan rambut sebahu itu berlarian di koridor sambil cekikikan tidak jelas. Gadis itu seperti sedang dikejar-kejar sesuatu, karena selama berlari matanya terus saja menengok ke belakang. Bruk Di persimpangan koridor, tubuhnya menubruk d**a Aldo yang juga sedang berjalan dari arah berlawanan. Badan gadis itu yang kalah tinggi dibanding Aldo membuat dirinya terpental dan tersungkur di lantai. "Maaf-maaf, lo gak apa-apa?" Aldo membantunya untuk bangkit. "Gak apa-apa," sungutnya tergesa-gesa. "Eh, tolongin gue dong, pliisss." Tiba-tiba perempuan itu memohon pada Aldo layaknya orang yang sudah dekat. "Pliiss tolongin gue! Kalau lo gak no

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD