Lo mesti janji sama gue, kalau lo bakal perjuangin Raihan sampai Raihan bener-bener jadi milik lo! -Raina Anindya Safira- • • • Brukk Pada jam olahraga, tubuh Raina tahu-tahu ambruk tanpa sebab yang pasti, menghantam aspal lapangan sekolahnya. Darah segar mengucur pada bagian kepalanya. Semua orang yang berada di sana kocar-kacir. Sebagian orang ketakutan melihat darah, sebagian lagi berusaha meminta pertolongan. "Na, bangun, Na!" Cuma Gabby yang tetap di dekat Raina. Mencoba membangunkan Raina yang sudah tidak sadarkan diri. Tak lama ambulance datang mengangkut tubuh Raina dengan cekatan. Gabby ikut dengan Raina ke rumah sakit. Gadis itu panik bukan main, dan hampir menangis melihat kondisi Raina berlumur darah. Tidak peduli meskipun baju seragamnya sudah kotor dipenuhi darah Raina

