pesawat

1010 Words

"Aku tidak melihatnya. Saat itu, aku juga dipukuli hingga badanku sakit semua." Vena menjelaskan kejadian kemarin dengan kebohongan. Habis mau bagaimana lagi. Berbicara jujur, sama saja dengan bunuh diri. "Baiklah. Kami sudah merekam kesaksianmu." Polisi sedikit melirik ke belakang Vena. "Kau membawa koper. Apa kau hendak pergi?" tanyanya penasaran. "Iya. Liburan musim panas ini, ibuku sudah menunggu di Tulip. Lagipula melihat kondisi kota yang tak aman, sedikit membuatku was-was. Aku merindukan rumah." "Kapan kau akan kembali? Kami masih membutuhkanmu dalam penyelidikan. Orang tua Alex menekan kepolisian untuk menemukan pelaku itu secepatnya." "Tidak lama. Aku hanya pulang selama dua hari. Lalu aku kembali ke sini." "Kau sudah menemui Rachel? Kudengar dia sudah siuman." Vena t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD