17. Ibu dan Anak Gadisnya

1262 Words

Azzima keluar dari kamarnya setelah rapi berpakaian. "Papa sudah berangkat?" tanyanya pada Reyna yang sedang menyantap hidangan di meja makan. Reyna sendiri yang memasak semua sarapan pagi itu. Dia mengangguk. "Papa langsung berangkat setelah selesai makan," jawabnya. Azzima duduk sejenak di sana untuk meneguk segelas air, dan mengambil potongan daging menggunakan sumpit lalu melahapnya. "Kak Zima gak lupa, kan?" Reyna mencoba membuat kakaknya itu mengingat kembali permintaannya semalam. Azzima melihat gadis itu sambil terus mengunyah makanannya. "Kau siapkan saja apa yang ingin kau siapkan." "Jangan khawatir, tepat pukul 7 semuanya akan siap." Reyna menunjukkan deretan giginya dan mengangkat kedua jempolnya. Azzima menarik selembar tisu di atas meja itu untuk mengelap mulutnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD