Malam semakin larut, dan saat ini Azzima dan Gianna sudah berada di atas tempat tidur. Dua orang itu hanya diam dengan posisi terlentang di sisi ranjang masing-masing. Sudah lima menit lamanya mereka seperti itu sejak masuk ke kamar. Hingga akhirnya Gianna membuka suara. "Kau akan bertahan dengan posisi itu sepanjang malam?" tanya Gianna yang barusan melirik pada pria di sebelahnya. Azzima pun menolehkan wajah ke arah gadis itu. "Memangnya kenapa?" Gianna mendapati raut wajah Azzima yang tidak berekspresi sama sekali. Gadis itu pun kembali meluruskan pandangan ke atap-atap apartemen yang berhias lampu kotak-kotak. "Tidak apa-apa," jawab Gianna, menyembunyikan sesuatu. Sebenarnya gadis itu adalah sosok yang paling tidak bisa diam saat tidur. Gianna bahkan tidak tahu sampai kapan dirin

