32. Gara-gara selimut (18+)

1423 Words

Makan malam keluarga berjalan lancar. Meski sebelum ini sempat terjadi pergaduhan kecil sebab Azzima melihat istrinya bermonolog dengan sangat konyol, tak lantas membuat suasana di meja makan sunyi. Apalagi ada Reyna yang sibuk memohon pada papa dan mamanya agar dia diizinkan untuk pindah berkuliah di ibukota. Namun sayangnya gadis itu tak berhasil membujuk Azalia. Padahal Zein sudah meluluhkan hati untuk membiarkan putrinya itu memilih apa yang dia mau. Lagi pula jika seandainya Reyna berkuliah di sini dan mengambil asrama, Zein berpikir dia akan memiliki lebih banyak waktu dengan istrinya di rumah. Itu berarti hati Zein yang luluh tak serta-merta untuk putrinya, tetapi juga untuk dirinya. "Ayolah, Ma, Please." Lagi-lagi Reyna memohon. "No, no." Azalia menggelengkan kepala, menunjukka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD