Aiden POV. “Hari sabtu besok, jadwal bapak ke Makasar ya pak. Saya sudah pesankan tiket seusai yang bapak perintahkan sebelumnya” laporan sekertarisku yang buat aku kaget saat itu juga. “Nanti dulu, sabtu kapan?” tanyaku Gara gara batal kerja karena aku kesal pada Nina, dan berujung dengan aku di rumah saja bersama Nina. Malamnya aku langsung cari tau jadwal atau agenda kerjaku untuk besok, lusa dan esok lusanya lagi. Aku memang seperti itu, jadi bisa prepare sebelumnya. Sekalipun akhirnya sekertarisku tetap akan membacakan ulang jadwal kerjaku setiap pagi saat aku sampai kantor. “Sabtu minggu ini pak. Dan ini agenda acara dari sebulan lalu sebelum bapak menikah” jelasnya. Mendadak kepalaku langsung pening. Jelas aku bingung gimana caranya memberitahu Nina, sementara dia terlihat hap

