Aiden POV. Aku masih mesti cerita saat masih berada di rumah mamaku dulu. Aku tidak tau lagi juga Nina gimana dengan keluargaku yang juga keluarga barunya. Pokoknya yang aku ingat, setelah mengajari Maliq main PS karena Esa sudah bisa, aku langsung rebahan di karpet. Tau tau aku pules. Dari subuh aku bangun lalu langsung ngegym terus langsung ke makam terus langsung ke rumah mama, jelas buat mataku ngantuk. Di tambah perut kenyang. Sudah otomatis pasti langsung tepar. Dan Nina juga yang akhirnya membangunkanku. “Bang…sholat dulu, bangun” katanya membangunkanku. Aku langsung membuka mataku. “Abang doang yang belum sholat asar. Nanti keburu habis waktunya” kata Nina lagi. Langsung aku bangun terduduk dan menemukan yang lain sudah mulai ngopi dan anak anak sudah bersama mami dan mamanya.

