Malam hari ini Nessa sudah tidur di samping Revan. Selimut hangat menutupi tubuh Nessa yang kelelahan karena seharian bekerja. Sedangkan Revan masih belum bisa memejamkan matanya barang sekejap. Revan berbaring menatap langit-langit kamarnya dengan tatapan nanar, kedua tangannya ia jadikan bantal. Ia masih ingat semua ucapan Nessa tentang pekerjaannya, tentang bos nya yang pergi menghilang tanpa jejak dan tidak bertanggung jawab terhadap perusahaan dan semua karyawannya. Ia masih ingat semua kejadian malam hari itu, ia masih benci saat mengingat semuanya, Revan masih sangat mencintai Adellia, tapi kenapa Adellia malah bertunangan sama Daniel sahabatnya. Padahal Revan sudah menyiapkan cincin untuk bertunangan dengan Adellia setelah pulang dari Luar Negeri, tapi kenyataan tidak sesuai de

