Chapter 88

1077 Words

Alexa menghampiri Addy siang itu, dan entah kenapa dia bisa menghembuskan napasnya lega saat bertemu langsung dengan putrinya itu. "Ibu? Kenapa Ibu tidak memberitahu aku dulu sebelum ke sini?" Addy terlihat senang saat melihat Ibunya dan dia memeluk Ibunya sekilas. Mereka berjalan untuk duduk di sofa yang ada di ruangan itu. "Kamu baik-baik saja? Bagaimana dia sekarang?" tanya Alexa seraya mengusap perut rata Addy. Addy tersenyum dan mengangguk. "Dia sedikir rewel. Kadang pagi-pagi aku selalu mual." "Itu wajar, Ad. Ibu juga gitu saat kamu dulu." Alexa mengusap rambut Addy pelan. "Addy," panggil Alexa yang membuat Addy menoleh dan menatapnya penasaran. "Kenapa, Ibu?" "Ibu baru saja bertemu Irana." Bukan maksud Alexa menambah pikiran Addy yang sedang hamil muda, tapi dia hanya ingin m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD