Chapter 68

1191 Words

Addy tersenyum ketika melihat hasil akhir dari kue yang baru saja ia buat. Dia meletakkannya dengan hati-hati. “Finally,” ucapnya dengan senyuman puas. Bolu caramel mungkin tidak seberapa susah dibuat untuk sebagian orang, tapi menurut Addy, ini adalah pencapaian luar biasa—ini pertama kalinya dia membuat kue yang benar-benar kue, karena biasanya kuenya akan gagal tiap kali Addy membuatnya. “Seems delicious.” Dean mendekatkan wajahnya pada kue yang memang ada di hadapannya itu. Addy langsung berdecak kesal. “Aku tidak menawari kamu!” Addy bersikeras. Dean mengangkat kedua bahunya tidak peduli. “Fine.” Alexa menggelengkan kepalanya karena tidak habis pikir dengan sikap anaknya yang satu ini—sangat kekanakan, seperti bocah SMA saja! “Jangan dengarkan dia, Dean. Kamu boleh mencicipinya ji

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD