Benar saja apa kata Addy sore itu bahwa Irana pasti akan menuntut penjelasan lebih lanjut soal Dean yang tiba-tiba membawa Addy ke rumahnya untuk menengok Pak Aditama. Irana langsung menelepon Dean malam itu dan menyuruhnya untuk kembali ke rumahnya. Dean melihatnya sebagai kesempatan untuk memberitahu Ibunya soal pernikahan mereka. Pria itu kembali membawa Addy, walaupun Addy sudah menolak agar tidak ikut lagi dan memperkeruh suasana. "Kemari," ujar Irana saat Addy dan Dean sudah sampai. Addy melirik Dean dan suaminya itu tidak menatapnya, Dean melangkahkan kakinya mendekati Ibunya. "Mama heran dengan kamu, Dean." Irana menyilangkan salah satu kakinya pada kaki lain dan meipat kedua tangannya di depannya, persis ibu-ibu yang berkuasa dan sebentar lagi akan marah besar. "Apa?" tanya Dea

