10.Abang Tatoan Yang Gentleman

2666 Words

Aslinya dulu tuh, aku masih berpikir lelaki tatoan itu ya preman di sekitaran ruko. Kalian pasti faham dong, soal daerah kekuasaan yang mungkin di tandai pemuda kampung yang biasanya lagi pengangguran lalu mengatur parkiran di tempat macam komplek ruko kantor notaris milik mami istriku. Untuk itu aku bertahan mencekal tangan perawan keceh yang jadi incaranku. “Lepas gak!!” pintanya mendadak pelan dan malah turun dari motornya. Harusnya aku langsung sadar kalo dia mengenal sosok lelaki preman yang menghadang kami bersama bocah berumur belasan tahun. Aku soalnya terlalu focus juga pada sosok di hadapan kami. Jaga jagalah, kalo kalo menyerang atau mengganggu kami. Pikirku dulu begitu. “Tenang Neng, biar abang yang urus ini preman” jawabku. Malah meringis wajahnya saat lelaki preman di had

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD