27. Bantuan yang Salah Sasaran

2407 Words

Selesai sudah urusan ulang tahun Puput dan drama Ben. Ben kembali main layaknya anak kecil dengan kejar kejar ayam, bebek dan soang lagi di rumah Iwan yang juga rumah orang tuaku. Mulai merengek juga minta di belikan layangan koang yang besar untuk dia main bersama teman temannya di depan rumah kontrakan milikku sendiri. Kali ini giliran maminya yang ribut. “Abang ngapa di turutin aja sih bocah minta layangan segede gaban gitu?. Dia naikinnya aja gak bisa” omel istriku. “Yakan mainnya sama abang ape Iwan, Neng” jawabku menyanggah. “Lah iya kalo abang apa Iwan pas libur. Emangnya menurut abang pas hari biasa gak main layangan juga?. Bau beud matahari bang. Mana jadi susah tidur siang. Geseng dah lama lama tuh bocah” keluh istriku khas emak emak. Aku diam saja, karena aku memang suka Ben

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD