8.Wawancara Personal

2708 Words

Aku gas dong ke kantor notaris lagi, setelah dapat dukungan semua keluargaku. Sampai aku abaikan pekerjaan yang harusnya aku selesaikan. Udah dapat dukungan dari big boss ini, pikirku begitu. Jadi tinggal aku gas besok juga bisa. Tapi tentu tidak ada orang yang aku tuju dan cari saat aku akhirnya tiba di kantor notaris. “Gak ada bang Mamat, non Risda ke sini cuma hari sabtu” kata babeh satpam. Melemas dong aku. “Emang babeh gak bilang ya kemarin??” tanyanya kemudian. “Lupa saya beh” jawabku. “Pigimane sih bang Mamat?” jawabnya. Menghela nafaslah aku. “Ini dari mana emangnya bang Mamat?” tanyanya lagi. “Pulang kerja beh” jawabku. Dia manggut manggut. “Kasianan….gimana ya??” katanya lagi. Tapi emang keberuntungan sedang menghampiriku, karena aku bujang soleh kali ya??. Hehehehe…Ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD