Kekuatan cinta Uncle Dev

1255 Words

Pagi hari, Vania membuka mata secara perlahan, melihat Devan masih tertidur pulas sambil memegang erat tangannya, dengan posisi yang berbeda dari sebelumnya berbaring di atas ranjang, hingga akhirnya ia tidur dengan posisi duduk, meletakkan kepala di dekat tangannya. Gadis itu tersenyum saat mengingat kejadian semalam, saat ia tidur di dalam pelukan Devan, terasa sangat nyaman dan tenang. "Sepertinya aku memilih demam ini tidak reda, agar om Devan terus memelukku." Dia menertawakan dirinya sendiri atas kekonyolannya. "Om sangat mengagumkan, kenapa Om sangat tampan? bahkan diusia Om yang tidak lagi muda." Terus menatap lekat wajah itu, mengusap lembut pipinya dengan rahang yang kokoh, membuat gadis berusia sembilan belas tahun itu semakin terpesona dengan tetampanan yang Devan miliki. "B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD