BAB 12 - GANTI JABATAN

2002 Words

"Kamu nggak papa?" tanya Mahesa setelah melepaskan telunjuk Milla dari bibirnya. Raut wajahnya penuh akan kekhawatiran, matanya menatap Milla lekat seperti meminta jawaban. "Sa-saya, tidak apa-apa." Milla mengulum senyum setipis mungkin, lalu beranjak dari sana dan menuju kotak P3K yang berada di samping lemari pendingin, lalu diambilnya sebuah plester. "Sini, aku pakaikan." Tangan Mahesa merebut plester yang baru saja hendak Milla buka. Apa ini? Kenapa Mahesa bersikap begitu perhatian terhadapnya. Apa yang sebenarnya Mahesa rencanakan? Apa pria itu berusaha membuatnya luluh? Milla menggeleng pelan, mengusir pemikirannya barusan. Tidak tidak! Jika memang benar Mahesa merencanakan itu, Milla juga tidak boleh lengah, ia telah berjanji dan ia juga harus menepatinya. "Kepalamu pusing?" M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD