3 hari kemudian, siang ini terlihat Fania sedang menghabiskan makan siangnya di sebuah kafe bersama seorang wanita berambut panjang nan lurus. “Cla, gimana lo udah dapat timnya? Gue ngga bisa kalau melakukannya sendiri.” tanya Fania setelah menyeruput es jeruknya. “Udah, tenang aja. Gue kirim aja ya nomor ponselnya ke lo, biar lo bisa langsung hubungin dia.” “Oke.” Clara, orang yang sedang bersama Fania itu pun mengambil ponselnya lalu mengirimkan nomor seseorang pada Fania. “Dah tuh. Btw lo mau melakukannya hari ini?” “Iya, gue udah izin cuti juga hari ini.” Clara mengangguk. “Lo mau bawa dia ke mana?” “Rumah gue. Gue mau habisin dia di sana. Lo jangan sampai bilang ke siapa-siapa. Ingat ini rahasia antara kita berdua.” “Oke. Tapi, buru-buru banget?” “Ini ngga buru-buru Cla, gue h

