“Tolong jangan dekati aku lagi hikss hikss” tiba tiba saja Elia terbangun dan menangis, nafasnya terengah engah seperti sehabis berlari dan berkeringat dingin. “Heii tenang El ada aku disini” ucap Arga dengan memeluk Elia dan mengecup puncak kepala nya. “Arga aku takut hiksss” Elia masih memangis dalam pelukan Arga. “Mulai sekarang aku akan selalu menjaga mu El, maafkan aku” ucap Arga yang masih berusaha menenangkan Elia. “Jangan menangis lagi” Arga menghapus air mata Elia dengan hati hati karena takut membuat nya kesakitan, Arga memendam amarah nya ketika melihat wajah Elia dari dekat, banyak memar serta luka di dekat bibir nya. “Jangan pergi” ucap Elia terlihat takut ketika Arga hendak mengambilkan air minum untuknya, Elia trauma terhadap perlakuan Vino “Aku tidak meninggalkan mu E

