CK BAB 27

1920 Words

CINTA KEDUA 27 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Banyaknya rintangan atau ujian dalam kehidupan terkadang menimbulkan satu pertanyaan akan kelayakan diri untuk sebuah kebahagiaan. Pantaskah merasakan sebagai hasil akhir dari air mata yang terjatuh? Atau memang seharusnya bahagia itu memang bukan untuk diri. Akan tetapi, bukankah Tuhan selalu menjanjikan di balik kesedihan akan selalu ada kebahagiaan? Wanita yang masih mempertanyakan apakah layak merasakan bahagia atau tidak bersama Arfan—pria yang selalu diperjuangkan dalam doa memilih menutup rapat bibirnya. Suara petikan gitar pun perlahan tidak lagi terdengar. Ya, sang pria terlihat meletakkan gitar di teras. Pelan, Nesha berusaha membuka bibirnya sengaja bentuk sopan santun. “B-bu Peni ... a-ada apa malam-malam begini ya? Apa saya dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD