23

2129 Words

"Kak, kok gak langsung pulang? Mau hampir Papa jemput tadi." Kata Ayah, saat Ana baru saja masuk ke dalam rumah. "Tadi pergi dulu sama Jino," balas Ana. "Pergi kemana? Kenapa gak izin dulu? Lama banget lagi perginya." "Ke perpustakaan, lupa ngabarin, maaf." "Lain kali izin, mana perginya cuman berdua sama Jino." "Ya masak Papa gak percaya sama Jino?" "Bukannya gak percaya, gimana pun Jino kan cowok, pergi cuman berduaan gitu gak baiklah." "Iya Pa. Ya udah aku mau ke kamar dulu istirahat." Setibanya di kamar, Ana langsung membaringkan tubuhnya di kasur. Padahal hanya pergi setengah hari lebih sedikit, itu pun hanya membaca buku, duduk dan makan. Tapi rasanya lelah sekali, maunya langsung menutup mata, tapi mengingat hari ini penerbit janji akan memberi jawaban atas naskahnya. Ana la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD