63. Bukan Salah Naina

1325 Words

Chandra membawa Kayla keluar dari kamarnya, meninggalkan Davina yang masih memasang ekspresi kesal padanya. Chandra mengajak Kayla bermain di ruang santai. Tapi sepertinya gadis kecilnya itu sedang enggan bermain, dan memilih duduk mendekap ayahnya. Chandra menyalakan televisi mencari channel favorit Kayla. "Tuh, lihat ada film kesukaan Kayla," ujar Chandra. Kayla hanya melirik ke layar televisi, tangannya yang kecil masih memeluk leher ayahnya. "Sudah sarapan, Sayang?" tanya Chandra. "Belum." "Inka," panggil Chandra pada pengasuh anaknya. Inka menghampiri tuan majikannya. "Tolong siapkan sarapan untuk Kayla." "Baik, Pak." Chandra menghabiskan pagi itu menemani Kayla, meski ia tahu jam kantor sudah menunggu. Saat tiba waktunya berangkat, Kayla merengek, tak mau ditinggal ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD