Happy reading! Setelah aksi memukuli keponakannya sendiri, dengan tanpa rasa bersalah wanita itu keluar, meninggalkan tubuh lemah Eka yang habis dia siksa bersama mayat wanita di ranjang. Eka sendiri sangat sulit untuk menggerakkan badannya, jangankan itu, untuk membuka matanya secara penuh saja sangat susah ia lakukan. "Kenapa tidak sekalian saja kau bunuh aku Tante." batinnya berbicara. Eka berusaha keras untuk bangkit berdiri, meskipun seluruh tubuh dan wajahnya terasa sakit, kepalanya berdenyut pusing hingga beberapa kali membuatnya terhuyung dan jatuh. Dengan sedikit sisa tenaga Eka tak menyerah, dengan tertatih ia berjalan hingga sampai di kamarnya. tiba di kamar Eka begitu saja roboh pingsan di lantai, bahkan ia sudah tak sanggup untuk mengunci pintu kamarnya. Di kamar lain se

