Aqnes masuk ke dalam kelas dengan wajah kusut, bisa-bisanya ia mempunyai teman yang begitu m***m setiap saat. Sempat-sempatnya Gadis bermesum ria di dalam mobil, seharusnya dia menyadari jika Rei hanya pura-pura saja tangannya sakit agar cowok itu bisa duduk di belakang bersama Gadis, awalnya ia tidak merasa curiga karena tangan Rei yang memar akibat tendangan darinya saat di apartemen. Tapi ternyata cowok itu malah berbuat m***m dengan sahabatnya, Aqnes yang benar-benar kesal saat itu begitu cepat menjalankan laju mobilnya. Dia pikir Gadis dan Rei akan berhenti berbuat m***m, tapi nyatanya pasangan gila itu biasa-biasa saja tidak terpengaruh pada aksinya. Dirinya tidak munafik jika dirinya juga menginginkan kegiatan seperti itu, hanya saja Gadis dan Rei terlalu berlebihan. Benar-benar m

