18. Merasa Bersalah

2198 Words

Previous.... “Heh, kamu keberatan tidak kalau aku turunkan untuk makan sebentar?” Sarang menunduk tepat diubun-ubun Vivi, membisikan sesuatu yang membuat anjing itu mengeliat karena kegelian. Cukup sudah sandiwara berpura-pura tidak tergoda dengan makanan. Masa bodoh dengan anjing jelek itu! Perutnya lapar dan minta diisi karena kemarin ia terlalu heboh menyiapkan baju—yang serasi dengan jas yang Willis kenakan—untuk dipakai hari ini hingga ia lupa memberi perutnya makan. Dengan hati-hati, Sarang meletakkan Bichon Frise itu dikursi sebelahnya yang tadi diduduki Willis, lalu dengan semangat ia mengambil daging stik itu dan memakannya seakan ia belum makan sejak lahir. Anjing itu mengerjap bosan, ia memperhatikan cara Sarang makan yang sama sekali tidak ada keanggunan di sana, membuat ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD