Bab 41

2002 Words

Hati Rita diliputi rasa bahagia saat sang suami membawa laki-laki yang katanya merupakan anaknya dari Ningsih. Tubuhnya yang tinggi berotot, rambut panjangnya yang dikuncir, ditunjang dengan wajah yang tampan membuat desir aneh menjalar di tubuhnya.  “Dia akan tinggal di sini, semoga kamu nggak keberatan,” ujar Hendro pada Rita yang membelalakan matanya saat melihat Albany.   “Papa harap kamu betah di sini. Papa sudah siapkan kamar untukmu di sana,” tunjuk Hendro pada kamar tamu yang dia sulap menjadi kamar untuk anaknya.  “Memang belum komplit fasilitasnya. Kalau ada yang kamu inginkan, bisa kamu bilang sama Papa,” lanjut Hendro.  “Papa ada perlu dulu dengan klien. Mungkin sampe malem. Kamu bisa nonton film atau terserah kamu saja. Semua TV di rumah ini sudah tersambung dengan TV kabe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD