Lintang begitu bosan. Dia berjanji dengan dirinya sendiri akan bahagia agar bisa hidup lebih lama dari pada ini. Memilih untuk berjalan-jalan ke mall dan akan mengetik di sana agar mendapatkan suasana baru yang lebih menyenangkan dari pada ini. 'Drrrtttttt.' Lintang segera tersenyum sesaat setelah mengangkat telepon dari Gusti, “Sudah sampai sana?” Lintang tidak menyangka kalau Gusti masih saja memperhatikannya meski berjauhan seperti ini. [Ya, baru saja. Di mana? Berisik sekali.] Lintang tersenyum saat Gusti mengeluh kekanakan, “Aku di mall. Ayah belum pulang dan aku bosan di rumah.” [Bagus. Bersenang-senanglah. Aku suka kamu yang seperti ini.] “Tentu saja. Aku akan tetap seperti ini. Kembalilah bekerja Gusti, aku tidak mau kamu meneleponku terus dan aku akan terganggu karena tidak m

