Setelah jam kerja selesai. Pusat perbelanjaan terbesar. Saat Felix mendorong troli belanja mendekati meja kasir, dia melihat beberapa pegawai toko sedang mengepung seorang wanita paruh baya dengan ekspresi penuh amarah— Itu... ibu Felly? Alisnya terangkat tinggi. "Sudah bukan anak kecil lagi, masih juga melakukan hal memalukan begini?" "Kau pasti penipu profesional, ya? Sengaja keliling cari barang kadaluarsa di toko, lalu setelah bayar, datang lagi menuntut ganti rugi? Hah, penipu seperti kamu sudah sering kami temui." "Penipu, aku?" Ibu Felly menunjuk hidungnya sendiri sambil tertawa dingin. Ia melirik penampilannya dari atas sampai bawah—hah! Satu set pakaian ini saja nilainya sudah ratusan juta, tapi orang-orang kampungan ini malah tak bisa membedakannya?! Amarahnya membuat te

