Zena terhempas ke ranjang saat Rey melemparnya tanpa perasaan. Ketika turun dari mobil hingga memasuki kamar mereka Rey terus menariknya kasar. "Sialan kamu, Rey! Kamu apakan Mas Dimas? Kamu janji gak akan lakuin apapun!" Zena berteriak dengan mata melotot tajam. Zena melihat dua anak buah Rey membawa Dimas pergi entah kemana. Mengingat apa yang Rey lakukan sebelumnya tentu saja dia tidak akan segan melakukan apapun pada Dimas bukan? Rey menggeram penuh kemarahan dan mencengkram rahang Zena membuatnya mendongak. "Sepertinya apa yang aku lakukan sama sekali gak membuat kamu mengerti, Sayang!" "Apa salahku, aku cuma menolongnya." "Itu bukan tugas kamu, dan kamu pikir aku akan izinkan?" cengkraman Rey turun ke piyama Zena yang berbalut jaket menandakan jika dia pergi terburu- buru sebab t

