Tangisan Seorang Ibu

1825 Words

"Apa kamu sudah siap?" Aisyah menoleh ke arah Farhan, lalu mengangguk kecil. Farhan sudah menceritakan semua perbincangannya dengan Icha mengenai keadaan Amelia. Akhirnya ia memutuskan untuk mendatangi rumah Amelia bersama Aisyah. Aisyah sama sekali tidak menolak ajakan suaminya, tentu karena ada rasa khawatir yang teramat dalam dari hati wanita itu pada keadaan Amelia. Toktoktok Suara ketukan pintu terdengar samar-samar. Farhan dan Aisyah menoleh ke arah pintu, padahal baru saja mereka akan bersiap untuk berangkat ke rumah Amelia. "Biar aku yang buka, Mas," ucap Aisyah. Ia pun segera beranjak menuju pintu untuk menemui tamu yang datang. Ceklek Aisyah memutar knop pintu dan membukanya dengan memasang senyum. Senyuman Aisyah berubah menjadi sebuah tatapan bingung. Bagaimana tidak,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD