21. One Night with Galen

2128 Words

Setelah acara donasi selesai, para anggota Orion dan empat gadis yang menjadi tim mereka tadi bersiap-siap untuk kembali ke kota. Hari mulai semakin larut dan cuaca di tempat ini memang masih belum stabil. Kali ini hujan turun begitu deras, terhitung sudah dua jam lebih dan hujan belum kunjung reda. Petir dan kilat yang menyambar menambah keraguan mereka untuk kembali pulang. Mereka takut jika akan terjadi hal buruk di jalan. Terlebih Orion sengaja membawa mobil pribadi dan telah ditinggal oleh rombongan siswa Lentera Bangsa yang lain menggunakan bis. "Gimana, nih, Mang Jay?" tanya Galen pada Jayanto, seorang supir pribadi Orion sekaligus pemilik warung kopi yang ada disebelah markas Orion. Jayanto sudah seperti keluarga bagi Orion, kemanapun Orion pergi, Jayanto selalu menemani. Laki-

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD