Pukul tiga sore kedua kakak iparku berpamitan pulang. Kupikir akan menahan mereka untuk menginap karena hari sudah sore dan perjalanan yang cukup panjang tapi Kak Yanto dan Mbak Devi bersikukuh untuk segera kembali. "Mendung dan sore Kak, Kenapa tidak menginap saja?" "Bukannya kami tidak mau tapi aku ada pekerjaan yang harus kulakukan esok pagi, dan juga bagaimana pula kami akan menginap sementara tidak ada tempat yang tersisa di dalam rumah kecil ini._" Aku tertunduk mendengarnya karena memang demikian adanya rumah kecil milik Inaq hanya terdiri dari 2 kamar dan itu pun masih berlantai tanah. Di manakah aku aku akan menyuruh kedua kakak iparku yang notabene selalu hidup dengan nyaman untuk berbaring dan istirahat? "Kalau begitu Terima kasih atas kedatangannya Kak," jawabku. "Sama-sam

