Tubuh Shakira terasa berat, obat bius itu perlahan menghilang dari dirinya. Dan sekarang dia sedang mengumpulkan tenaga untuk bisa bangkit dari ranjang itu. Entah sudah berapa lama Shakira tidak sardarkan diri, dia khawatir Chang Min sudah membunuh Tuan Li saat ini. Akan tetapi, Shakira yakin Tuan Li sudah menyadarinya sejak awal. Perlahan, dua mata Shakira terbuka. Tatapan-nya menyusuri kamar itu, dan ia baru saja sadar jika ruangan kamar itu berbeda dari sebelumnya. Shakira masih mengedarkan pandangannya pada beberapa sudut yang bisa saja terpasang kamera pengawas. Tetapi, Shakira tidak menemukan apapun di sana. “Ugh,” keluh Shakira saat tangannya terasa seperti ditarik. “Kau sudah sadar … syukurlah!” ujar seorang pria yang sangat ia kenal. “Li, kau masih hidup … astaga! Syukurlah bi

