Sepasang suami istri terlihat sedang memandikan sepasang kembar dengan telaten dan penuh kehati-hatian. Tangan lembut Xi Juan mengusap tubuh mungil nan rapuh Yuki pelan. Begitu pun dengan Pangeran Zhen yang fokus memandikan Yuwen. "Arghh!!" "Hah?! Kenapa kau berteriak?!" Xi Juan bertanya panik mendengar teriakan nyaring si Pangeran Zhen. Pangeran Zhen memasang wajah kecutnya. "Hampir saja tadi Yuwen terjatuh dari peganganku." Wanita itu mengangguk mengerti. "Makanya hati-hati." "Iya, sayang." Xi Juan terdiam ketika Yuki membalas genggamannya dan membawa ke depan bibir mungilnya. Tatapan polos bayi berusia 4 bulan itu membuat Xi Juan gemas. Kala bayi menggemaskan itu tersenyum lebar ke arahnya, Xi Juan meneteskan air mata penuh haru. "Eh, kenapa kau malah menangis?" Pangeran Zhen y

