Bab 17

1107 Words

"Wira Keluar kamu, jangan jadi pengecut!". Dor...dor...dor... Suara memekakan telinga itu terdengar lagi. Dimas yang masih ketakutan aku larikan kekamar, sedangkan mas Wira, Kang Dani dan bapak menemui tamu yang tak tahu diri. Kusibakkan horden untuk melihat siapa yang berteriak-teriak diluar. Tampak diluar pria paruh baya dan seorang perempuan. "Itu kan bapak ya Mila, tapi perempuan itu siapa ya? Apa Mila?" Batinku Aku tak ingin Dimas melihat kegaduhan ini, akhirnya ku ungsikan Dimas kerumah mbak Gita, aku tidak ingin nantinya Dimas melihat dan mendengar orang itu berbicara kasar, karena dari kedatangannya saja sudah tidak ada adab. Aku keluar dari pintu belakang dan berlari menuju rumah mbak Gita. "Assalamualaikum mbak." "Walaikumsalam, Nay, Dimas ada pada kok panik gitu?" Mbak G

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD