"Nakaya, benarkah itu? Astaga! Jadi, yang membunuh ayah Ethan adalah Challista?" "Ya Tuhan, gadis itu benar-benar berjiwa iblis. Tidak hanya tampangnya saja yang kurang ajar dan arogan, ternyata hatinya juga." "Ck ck, Challista. Kenapa aku tidak terkejut?" Dan segala macam makian lain yang menyapa gendang telinga Challista pagi ini. Seakan-akan dia tuli, berpura-bura bisu sepanjang dia berjalan membelah koridor. Dan semua anak-anak dengan tawa dan puas kembali mencelanya. Challista memakai earphone di kedua telinganya. Terlihat dia sedang menikmati kesendirian, di tengah jam pelajaran yang dimulai sejak lima belas menit lalu. Dia malah melarikan diri, dengan sengaja tidak mematuhi aturan Tuan Akira dan duduk di taman. Taman yang ada di SMA Moorim tercipta layaknya benar-benar ada di s

