Twenty One

2023 Words

Sudah pukul 7 malam, tapi bahkan Hansa belum juga bersiap-siap. Padahal ia tahu jika di jam tujuh ini dia seharusnya segera bersiap diri guna menemui bosnya di tempat yang sudah ditentukan oleh pria itu sendiri. Entah di mana tempat yang dimaksud, tapi sepertinya Hansa tidak peduli dan lebih suka bergelung di atas tempat tidur sederhananya saja dibanding buru-buru mengenakan gaun beserta wedges yang sudah disediakan khusus oleh si pria. "Demi Tuhan! Seandainya bisa, aku ingin tidur saja dibanding pergi menemui Bos Dhafin yang mungkin sekarang ini sudah menantikan kedatanganku. Oh ya ampun... Aku beneran gak siap kalo harus membahas kejadian malam itu bersama dengannya. Jujur saja, akan lebih baik jika pria itu tidak ingat sama sekali mengenai kejadian malam itu dibanding ingat dan memint

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD