"Gum, belum bisa balik lagi ke kampus?" tanya Hilman, di seberang teleponnya. "Belum, aku lagi sibuk menangani tikus di sawah. Emangnya kenapa, gak ada yang serius kan, di kelas?" "Tidak, hanya tadi Ghea mencarimu ke kelas." "Ghea sudah balik lagi ke kampus? Kemana dia selama ini?" "Katanya liburan sama keluarganya, di luar negeri, Gum." Juhari menjawabnya. "Syukurlah kalau dia hanya liburan, yang aku khawatirkan dia menghilang itu karena sakit. Karena semua nomor teleponnya di non-aktifkan." "Kamu merasa khawatir, tapi tidak berusaha mencarinya." sindir Hilman. "Entahlah, Hil. Mungkin karena kesibukanku, Ghea jadi tidak begitu aku perhatikan." "Mungkin Ghea bukan gadis utama yang ada di hatimu, Gum." Hilman berusaha mengorek isi hati temanya itu. "Belum ada seorang gadis pun

