Satu hari sebelum benar-benar berangkat, Suara habiskan waktunya untuk bermain bersama Nada. Jangan memikirkan kalau mereka akan bermain tembak-tembakan –yang asli, ya! Mereka akan keliling Tarakan, pergi ke beberapa pusat perbelanjaan dan berlagak sebagai dua sahabat kental yang menye-menye seperti perempuan pada umumnya. Mengambil foto dan memasang postingan dengan caption perpisahan yang menyedihkan. Semoga mereka bisa, ya! karena, mungkin akan sulit untuk terlihat sebagai dua sahabat yang benar-benar bersahabat jika diperankan oleh mereka berdua. Saat ini, mereka sedang berada di motor matic yang dikendarai oleh Suara –untungnya tidak ugal-ugalan. Kenapa naik motor? Kenapa tidak naik mobil? Karena si Suara yang kampungan akan mabuk jika naik mobil apalagi yang ada pewanginya. Bisa-bi

