Pagi sekali saat rumput di halaman rumahnya masih basah oleh embun sisa semalam, Rinjani menimang ponsel di tangannya. Di balkon kamar dia sedang berpikir keras hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun pada Desta. Setelah keberanian mendengarkan suara Desta terkumpul, Rinjani akhirnya menghubungi kontak telepon Desta. Sayangnya Desta tidak merespon satu pun panggilan telepon Rinjani. Akhirnya Rinjani memutuskan mengiriminya pesang singkat bahwa, mengajak ketemuan di sebuah restoran yang dulu mereka datangi saat merayakan ulang tahun Rinjani untuk pertama kali. Rinjani sadar perbuatannya ini terlalu menjatuhkan harga dirinya. Dia ingin mundur dan menyerah saat Desta membentaknya di telepon tempo hari. Namun tiba-tiba ada satu tanda yang menguatkan untuk

