Setelah perutnya kenyang, Aanisah memutuskan untuk pulang ke kosannya. Dia ingin tidur nyenyak tanpa gangguan apa pun, termasuk ibunya. Melihat jam dinding yang menunjukkan pukul sepuluh, Aanisah yakin Desta pasti sudah berangkat ke toko. Di rumah kosnya pasti hanya tinggal bapak dan ibu pemilik rumah. Aanisah sudah merangkai rencana indah akan bangun saat sore menjelang lalu bermain ke pantai menanti datangnya senja. Namun rencana indah Aanisah tinggallah harapan belaka, karena ibunya menuntut untuk diajak ke tempat kosnya. Alasannya wajar, seorang ibu pasti ingin tahu di tempat seperti apa anak perempuannya tinggal. Sayangnya keinginan ibunya menjadi hal yang tidak wajar bagi Aanisah. Dia yakin bencana besar sedang menanti kalau ibunya sampai turut serta ke rumah

