Langkah Rinjani berhenti tepat di hadapan Aanisah. Dia tersenyum lalu mengulurkan tangannya. "Ikut saya, Nisa! Akan saya perkenalkan pada seluruh direksi," ujarnya sembari tersenyum bidadari. "Maksudnya, Bu?" tanya Aanisah tidak mengerti. "Kamu kan manajer front office yang baru," ucap Rinjani berusaha meyakinkan Aanisah melalui gerakan tangannya. "Manajer FO yang lama kan masih ada?" "Dia pindah per awal bulan. Kamulah yang menggantikan," ujar Rinjani. Aanisah menoleh ke arah Reta. Temannya itu hanya mengangguk beberapa kali ikut meyakinkan keresahan Aanisah. Setelah berpikir singkat akhir Aanisah beranjak dari kursi lantas mengikuti langkah Rinjani yang sudah terlebih dulu berbalik badan meninggalkannya. Sesampainya di meja tempat Rinjani tadi sedang berkumpul bersama

