BAB 28 TEGURAN KERAS Sementara di sisi lain rumah, tepatnya di lantai dua dalam kamar Farah. Wanita itu tampak sedang meremas tirai pintu kaca yang menghadap pada balkon saat melihat penampakan Gio yang berjalan mendekat. Dari tempatnya berdiri, ia bisa dengan jelas menyaksikan interaksi antara Dafiya dan Gio. Farah mengambil ponselnya dan mengabadikan momen kebersamaan mereka. Ia menggigit bibir bawahnya saat Gio tampak menolak Dafiya. Farah bukannya tidak tahu, sejak dahulu kala putri sulungnya itu sebetulnya sudah menaruh rasa pada Gio. Hingga Dafiya berusaha untuk mendekati pria itu tetapi selalu kalah pesona dengan Tasia yang bagaikan benalu selalu menempel pada Gio. Farah masih berdiri di tempatnya sampai suara pintu yang dibuka dengan kasar dan langkah kaki tergesa-gesa memasuki

